Masalah Guru Honorer Di Indonesia
Berharap agar pemerintah mendengar aspirasi dan merubah
kebijakan untuk menyetarakan gaji guru honorer. Mengingat jasa para guru yang
begitu besar terhadap perjalanan negeri ini
Kesejahteraan guru honorer yang masih jauh dari harapan,
menjadi persoalan yang butuh perhatian serius dari pemerintah pusat.
Pasalnya
jika kesejahteraan guru tidak ditangani dengan serius dikhawatirkan bisa
mempengaruhi konsentrasi dalam mengajar. Supaya hal itu tidak terjadi,
pemerintah perlu membuat peraturan sistem penggajian guru honorer.
BERITA SELENGKAPNYA PADA LINK BERIKUT INI
Praktisi pendidikan ini berharap ke depan semoga hak-hak
guru honorer ini segera terpenuhi, karena sudah sepantasnya pemerintah
memuliakan mereka
minimal gaji yang diberikan kepada 8.000 orang lebih guru
tersebut sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) yang berlaku. Kalau kemampuan APBD
tidak bisa baya sampai UMP, bisa dibantu denagn Dana Operasional Sekolah (BOS).
Prinsipnya, mereka harus dibantu, karena tingkat kesejahteraan para guru
tersebut sangat memprihatinkan. Padahal, mereka telah mendedikasikan diri dan pengetahuan
untuk anak- anak
Kalau boleh jujur, kesejahteraan guru honorer masih
menyedihkan. Karena gaji guru honorer masih di bawah Upah Minimum Regional
(UMR). Mengingat saat ini penggajian guru honorer masih berdasarkan jam
mengajar perminggu. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarutlarut, tapi butuh
solusi cepat
Belum ada Komentar untuk "Masalah Guru Honorer Di Indonesia"
Posting Komentar